Masyarakat kita telah lama memanfaatkan air rebusan daun jati belanda sebagai bahan baku jamu pelangsing tubuh agar tubuh tidak melar.  Sampai saat ini hampir semua produk jamu pelangsing mengambil khasiat daun jati belanda dalam ramuannya. Hal ini karena Daun jati belanda mengandung serat yang bersifat menghambat penyerapan lemak, gula dan kolesterol yang terdapat dalam makanan dan minuman, serta bermanfaat untuk memperlancar pembuangan air besar.
Seperti apakah jati belanda itu apakah berasal dari belanda? Nama ilmiah jati Belanda adalah Guazuma ulmifolia Lamk merupakan  tanaman dari family Sterculiaceae, diduga berasal dari benua Amerika yang beriklim tropis. Tanaman ini tumbuh di dataran rendah sampai dengan ketinggian 800 mdpl. Jati belanda banyak dijumpai ditanam sebagai pohon peneduh, tanaman pekarangan atau tumbuh liar di kebun atau pekarangan rumah.

Jati belandaDeskripsi
Pohon berbatang keras bercabang, berkayu bulat dengan permukaan batang yang kasar, dan berwarna coklat kehijauan.  Daunnya berbentuk bulat telur berwarna hijau dengan pinggiran bergerigi, permukaan kasar, ujung rucing, pangkal berlekuk, pertulangan menyirip berseling, dan berukuran panjang 10-16 cm serta lebar 3-6 cm.  Bunganya, berwarna kuning, berbau wangi serta memiliki titik merah di bagian tengah, berbentuk mayang dan muncul di ketiak daun. Buah dari tanaman ini berbentuk bulat, keras, memiliki lima ruang, permukaan tidak rata berwarna hijau ketika muda dan berubah menjadi cokelat kehitaman setelah tua.  Tanaman ini biasanya diperbanyak dengan biji, cara memperbanyak dengan cangkok masih sulit dilakukan dengan tingkat keberhasilan 50 persen. Ditambah lagi, cara setek dengan perlakuan khusus sekalipun belum banyak membantu. Daun Jati belanda siap dipanen saat pohon sudah berumur 2-3 tahun dan akan berbuah setelah berumur kurang lebih 5-6 tahun.

Berikut ramuan  dengan bahan Jati belanda:
1. Pelangsing Tubuh 
bahan:
- 7( tujuh )lembar daun jati belanda segar lalu cuci bersih.
- 1 ruas rimpang bangle,
- 1 ruas temulawak atau kunir putih.

Cara meramu: 
Rebus bahan diatas dengan satu setengah gelas air bersih sampai tersisa satu gelas. Setelah dingin, saring dan minum. Saat meramunya harus bersamaan dengan temulawak atau kunir putih guna mengurangi efek iritasi lambung. Selama mengonsumsi ramuan ini, tetaplah minum banyak air putih


2.kegemukan /Obesitas
Bahan-bahan :
- 7 lembar daun jati belanda
- 7 lembar daun tempuyung
- Sedikit serbuk majakani
- Air 115 ml
Cara membuat :
Cuci bersih seluruh bahan tersebut, kemudian rebus dengan air 115 ml sampai mendidih, saring lalu minum 1 kali sehari masing-masing 100 ml. Ramuan ini dilakukan secara berulang selama 1 bulan.

3. Perut kembung
Bahan :
- Siapkan serbuk dari buah jati belanda kira-kira 2 sendok teh ( anda bisa dapatkan di pasar tradisional penjual jamu serbuk )
- Air 100 ml
- Minyak adas 1 tetes ( bila perlu )
Cara membuat :
Rebus 2 sendok teh serbuk buah jati belanda dengan air mendidih 100 ml ditambah 1 tetes minyak adas, kemudian minum 2x sehari tiap pagi dan sore hari, masing-masing diminum 100 ml selama 1 minggu.

4. Kolesterol
Bahan :
- 3 lembar daun jati belanda yang sudah kering, 1 sendok makan madu asli atau gula batu
Cara membuat :
Seduh 3 lembar daun jati belanda dengan air panas secukupnya seperti membuat teh, untuk menghindari rasa hambar dapat ditambahkan 1 sendok makan madu asli atau gula batu, aduk rata. Segelas ramuan tersebut dapat anda konsumsi minimal 2x sehari pagi dan sore hari.

5. Diare
Bahan :
- Daun jati belanda yang sudah dikeringkan dan dijadikan serbuk, bila tidak anda dapat membeli serbuk daun jati belanda di pasar tradisional penjual jamu. Serbuk jati belanda yang ditumbuhkan kira-kira 20 gr
- 1 ruas jari kencur atau madu asli
Cara membuat :
Rebus serbuk daun jati belanda dalam air mendidih dicampur dengan 1 ruas kencur yang sudah dimemarkan atau madu asli secukupnya, aduk rata kemudian saring dan minum 2x sehari.
Perhatian :
Untuk anda yang memiliki masalah dengan ginjal tidak dianjurkan untuk mengkonsumsi ramuan ini.

0 komentar